BREAKING
NEWS
Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa πŸ”΄ Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi πŸ”΄ Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan πŸ”΄ Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com πŸ”΄ Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual πŸ”΄ Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa πŸ”΄ Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi πŸ”΄ Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan πŸ”΄ Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com πŸ”΄ Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual πŸ”΄ Jokowi Terima Gelar Kehormatan Adat di NTT, Simbol Penghormatan terhadap Budaya dan Persatuan Bangsa πŸ”΄ Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMK Negeri 1 Nogosari Boyolali Jadi Sorotan, Pihak Terkait Diharapkan Berikan Klarifikasi πŸ”΄ Pria Tewas Usai Dituduh Maling Ayam di Tabanan Bali, 5 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan πŸ”΄ Rekomendasi Jasa Reklame di Jakarta Barat – Solusi Branding Profesional Bersama FerlindostAdvertising.com πŸ”΄ Digital Printing & Cutting Sticker: Solusi Branding Modern untuk Bisnis di Era Visual πŸ”΄
ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI • ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI • ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI • ADVERTISING • BERITA • DAERAH • EKONOMI • FINANCE • HUKUM & KRIMINAL • INVESTIGASI • KULINER • NASIONAL • OTOMOTIF • PARAWISATA • PATI • PENDIDIKAN • POLITIK • PRESIDEN • PROPERTI • SEJARAH • SEMARANG • TEKNOLOGI • TNI - POLRI •
πŸ“‘ BMKG LIVE • Jakarta Pusat: Cerah 28Β°C (RH: 76%, Angin: 1.1 km/j)   ••   🌀️ Surabaya: Cerah Berawan 33Β°C   ••   🌧️ Bandung: Hujan Ringan 24Β°C   ••   β›… Medan: Berawan 31Β°C   ••   β˜€οΈ Makassar: Cerah 30Β°C   ••   β›ˆοΈ Palembang: Hujan Petir 27Β°C     |     πŸ“‘ BMKG LIVE • Jakarta Pusat: Cerah 28Β°C (RH: 76%, Angin: 1.1 km/j)   ••   🌀️ Surabaya: Cerah Berawan 33Β°C   ••   🌧️ Bandung: Hujan Ringan 24Β°C   ••   β›… Medan: Berawan 31Β°C   ••   β˜€οΈ Makassar: Cerah 30Β°C   ••   β›ˆοΈ Palembang: Hujan Petir 27Β°C     |    
KUMPULAN ARSIP LIPUTAN

# DAERAH

Menampilkan total populasi 37 laporan berita terverifikasi

Pusterad dan Kodim Jepara Bersama Pemkab Jepara Survei Titik Sumur Bor di Desa Sumberejo Dan Desa Tunahan

JEPARA, MediaHukumNusantara.biz.id - Upaya meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat terus mendapat perhatian dari jajaran TNI bersama pemerintah daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan survei titik lokasi rencana bantuan sumur bor air bersih bagi masyarakat di Desa Sumberejo, Kecamatan Donorojo, dan Desa Tunahan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Kegiatan survei tersebut dilakukan oleh Kolonel Infanteri Idris, S.T., Han., dari Pusterad, dengan didampingi Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, S.Sos., Pasiter Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Ngadino, serta Danramil 12/Donorojo Kapten Inf Sumartono. Rombongan meninjau secara langsung lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Survei lokasi dilakukan untuk melihat kondisi medan sekaligus memastikan titik yang dipilih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Bantuan sumur bor tersebut diharapkan dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama bagi warga Desa Sumberejo dan Desa Tunahan yang membutuhkan dukungan sarana air bersih untuk kehidupan sehari-hari. Dalam kegiatan tersebut, jajaran TNI juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Hadir Kabid Tri Rekon BPBD Kabupaten Jepara Bagus Ari Wibowo, S.T., serta perwakilan DPUPR Kabupaten Jepara, Bapak Udin, S.T., yang turut memberikan dukungan dalam proses survei dan penentuan lokasi pembangunan sumur bor. Selain itu, turut hadir Kapten Zeni Alfian dari Zipur 4, Camat Keling, Petinggi Desa Sumberejo Faqih, Petinggi Desa Tunahan serta Babinsa Desa Sumberejo Serda Gunadi dan Desa Tunahan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung program penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Donorojo dan Kecamatan Keling. Dandim 0719/Jepara bersama jajaran terkait memastikan kegiatan survei dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan data lapangan yang diperlukan untuk mendukung proses pembangunan. Koordinasi antara Pusterad, Kodim, Koramil, BPBD, DPUPR, Zipur, dan pemerintah desa menjadi faktor penting agar bantuan yang diberikan nantinya tepat sasaran. Dengan adanya survei titik lokasi bantuan sumur bor ini, diharapkan pembangunan sarana air bersih di Desa Sumberejo dan Desa Tunahan dapat segera direalisasikan. Program tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi TNI dan pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar serta meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Jepara. (Ags)

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 09 September 2026 BACA ANALISIS »

Polisi Pati Siram Jalan Pati-Kudus untuk Kurangi Debu dan Polusi Udara Saat Kemarau

PATI, MediaHukumNusantara.biz.id – Musim kemarau membuat sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati lebih berdebu. Untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan, Sat Samapta Polresta Pati melakukan penyemprotan dan penyiraman jalan di sepanjang jalur Pati-Kudus, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sekitar pukul 13.30 WIB hingga selesai. Penyiraman dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus upaya mengurangi debu yang beterbangan akibat kondisi jalan yang kering. KBO Sat Samapta Polresta Pati Ipda Priyono, S.H., bersama Kanit Pamobvit Sat Samapta AKP Riyanto dan personel Sat Samapta turun langsung dalam kegiatan tersebut. Kapolresta Pati melalui Kasat Samapta Polresta Pati KP Ali Mahmud, S.H. mengatakan penyiraman jalan dilakukan sebagai respons terhadap kondisi musim kemarau yang menyebabkan meningkatnya debu di sejumlah ruas jalan. "Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Saat musim kemarau, kondisi jalan yang kering dapat membuat debu beterbangan dan mengganggu pengguna jalan. Karena itu, kami melakukan penyiraman untuk mengurangi debu tersebut," kata Kompol Ali Mahmud. Menurut Kompol Ali Mahmud, keberadaan debu di jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan apabila debu beterbangan dalam jumlah banyak. "Kami berharap dengan penyiraman ini kondisi jalan menjadi lebih bersih dan tidak terlalu berdebu. Dengan begitu, masyarakat yang melintas dapat merasa lebih nyaman dan aman," ujarnya. Kompol Ali Mahmud menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polresta Pati memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Polisi tidak hanya hadir dalam kegiatan penegakan hukum, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan jalan yang nyaman bagi masyarakat. "Kami akan terus melihat situasi di lapangan dan melakukan langkah-langkah pelayanan yang diperlukan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keselamatan di jalan," jelasnya. Dalam kegiatan tersebut, kondisi ruas jalan menjadi lebih bersih dan debu yang beterbangan berkurang. Aktivitas masyarakat dan pengguna jalan pun dapat berlangsung dengan lebih nyaman. Kompol Ali Mahmud juga mengimbau para pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintas di ruas jalan yang terdampak kondisi kering dan berdebu. Pengendara diminta menyesuaikan kecepatan serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. "Utamakan keselamatan. Jangan memaksakan kecepatan dan selalu perhatikan kondisi jalan maupun pengguna jalan lainnya. Kami juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang membutuhkan kehadiran petugas," pungkasnya. Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menemukan gangguan keamanan, kondisi darurat, maupun membutuhkan kehadiran petugas di lapangan. Layanan 110 dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan secara cepat kepada kepolisian.

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 08 September 2026 BACA ANALISIS »

Nekat Operasikan Hiburan Malam di Pasar Yaik Pati, Disdagperin Janji Koordinasi Tegas dengan Satpol PP

PATI, MediaHukumNusantara.biz.id – Kompleks Pasar Soponyono atau yang akrab disebut Pasar Yaik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan publik setelah terindikasi beralih fungsi dari pusat perdagangan menjadi lokasi hiburan malam ilegal. Lokasi yang strategis di tengah kota ini kini dicurigai menjadi tempat berlindungnya aktivitas yang meresahkan warga sekitar. Berdasarkan pantauan investigasi tim wartawan pada Kamis (3/9/2026), sejumlah kios ruko di dalam kompleks pasar tersebut terlihat aktif beroperasi pada malam hari. Aktivitas ini tidak hanya sebatas hiburan karaoke biasa, melainkan ada dugaan kuat adanya penjualan minuman keras dan penyediaan wanita pemandu lagu atau Lady Companion (LC). Salah satu pengurus kios di lokasi tersebut secara terbuka mengakui layanan yang mereka berikan kepada pelanggan. Ia menyatakan bahwa operasional mereka dimulai pukul 21.00 WIB hingga pagi hari, namun terkadang juga melayani tamu sejak sore hari setelah jam kantor pasar tutup pada pukul 16.00 WIB. Ketika dikonfirmasi mengenai tarif layanan, pengelola menyebutkan paket hiburan karaoke selama dua jam dibanderol seharga Rp360.000. Rincian biaya tersebut meliputi sewa ruangan sebesar Rp120.000 dan biaya dua orang LC untuk durasi dua jam sebesar Rp240.000. Terkait ketersediaan alkohol, pengelola kios menyatakan bahwa tamu diperbolehkan membawa minuman sendiri. Alternatif lainnya, tamu dapat membeli minuman dari toko-toko atau warung lain yang masih berada di dalam kompleks Pasar Yaik, menunjukkan adanya jaringan pendukung di area tersebut. Menanggapi temuan lapangan tersebut, tim media melakukan klarifikasi kepada pihak pengelola pasar pada Senin (7/9/2026). Kepala Pasar Yaik, Ibu Wulan, yang baru menjabat selama dua bulan terakhir, mengaku belum mengetahui detail operasional ilegal tersebut secara mendalam karena masa jabatannya yang masih relatif baru. Meski demikian, Ibu Wulan membantah adanya unsur pembiaran terhadap aktivitas tersebut. Ia menjelaskan bahwa dirinya sudah menerima informasi terkait hal ini dan telah berupaya memanggil para pemilik kios, namun hingga saat ini para owner tersebut belum ada yang datang menghadap untuk dimintai pertanggungjawaban. Kepala Pasar Yaik berkomitmen untuk segera menegur pihak-pihak terkait dan berkoordinasi dengan pimpinan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati. Langkah ini diambil untuk menyikapi pelanggaran aturan penggunaan kios di lingkungan pasar daerah yang seharusnya bersih dari maksiat. Di hari yang sama, Kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Bapak Roni, memberikan keterangan tegas saat ditemui tim media. Ia menegaskan bahwa aktivitas hiburan malam di area pasar tersebut adalah ilegal, tidak memiliki izin usaha yang sesuai, dan jelas melanggar aturan tata kelola pasar daerah yang berlaku. Pak Roni mengungkapkan bahwa upaya penertiban sebenarnya sudah dilakukan, termasuk melalui teguran lisan, namun kios-kios hiburan tersebut tetap nekat membuka usahanya. Oleh karena itu, ia berkomitmen akan segera berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Pati, mengingat lembaga inilah yang memiliki wewenang utama dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda). Masyarakat setempat berharap adanya tindakan tegas dan cepat dari pemerintah daerah untuk menutup total operasi ilegal tersebut. Selain meresahkan, aktivitas ini dinilai merusak citra Kota Pati dan mental generasi muda, sehingga publik mendesak agar pasar daerah segera dikembalikan ke fungsi utamanya sebagai pusat ekonomi rakyat.

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 07 September 2026 BACA ANALISIS »

Wawasan Hukum Nusantara Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa Flores di Sikka dan Manggarai Timur

JAKARTA, MediaHukumNusantara.biz.id – Di tengah upaya pemulihan pascabencana gempa bumi yang melanda wilayah Flores, Organisasi Wawasan Hukum Nusantara (WHN) kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan. Melalui koordinasi antara Pengurus Pusat dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), WHN telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Bantuan ini merupakan bentuk respons cepat WHN terhadap kebutuhan mendesak warga yang masih berada dalam masa pemulihan. Dana bantuan dari Pengurus Pusat WHN didistribusikan melalui DPD WHN Sikka dan DPD WHN Manggarai Timur, kemudian dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan untuk memastikan efektivitas penyaluran. Sejumlah kebutuhan pokok yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, gula, kopi, telur ayam, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Prioritas penyaluran diberikan kepada warga yang paling terdampak dan membutuhkan dukungan segera untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari. Ketua Umum Wawasan Hukum Nusantara, Capt. Arqam Bakri, S.E., M.Mar., M.BA, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian organisasi terhadap saudara-saudara di Flores. β€œKami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Flores. Jangan melihat dari besar kecilnya nilai bantuan yang diberikan, tetapi lihatlah ketulusan dan kepedulian yang menyertainya. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang saat ini sedang berjuang untuk bangkit kembali,” ujar Arqam Bakri. Arqam menambahkan, semangat gotong royong dan solidaritas sosial menjadi kunci utama dalam menghadapi situasi bencana. Kehadiran elemen masyarakat sipil, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti WHN, dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan psikologis dan fisik masyarakat terdampak. Sementara itu, Ketua DPD WHN Kabupaten Sikka, Luis Arjunto Sega, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian Pengurus Pusat WHN. Menurutnya, kehadiran bantuan tersebut memiliki makna ganda, yaitu sebagai dukungan material dan moril. β€œKami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum dan seluruh Pengurus Pusat Wawasan Hukum Nusantara yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak gempa. Bantuan ini bukan hanya bernilai material, tetapi juga menjadi dukungan moril yang sangat berarti bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit,” ungkap Luis. Luis menjelaskan bahwa tim DPD WHN di lapangan akan memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dengan mempertimbangkan kondisi spesifik di masing-masing wilayah terdampak. Mekanisme penyaluran melalui DPD lokal ini dipilih untuk menjamin bahwa bantuan dapat menjangkau penerima manfaat secara langsung, transparan, dan efektif. Aksi kemanusiaan ini juga menandai peran baru WHN yang tidak hanya berfokus pada ruang advokasi dan edukasi hukum, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam tanggap darurat bencana. WHN berharap langkah ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi simbol bahwa kepedulian sosial tetap hidup dan bergerak di tengah bangsa Indonesia.

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 06 September 2026 BACA ANALISIS »

Polisi Pati Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Margorejo

PATI, MediaHukumNusantara.biz.id – Polisi turun tangan menangani kebakaran lahan tebu di Dukuh Lumpur, Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jumat (4/9/2026). Api membakar area persawahan dan sempat meluas karena tiupan angin. Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.15 WIB. Warga yang melihat kobaran api sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan ember berisi air seadanya. Namun, api semakin membesar sehingga warga kemudian melaporkannya kepada Polsek Margorejo. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Sahlan, S.H., M.M. bersama personel piket siaga dan Babinsa langsung mendatangi lokasi. Setelah melihat kondisi api yang semakin meluas, petugas berkoordinasi dengan Damkar Kabupaten Pati dan BPBD untuk melakukan pemadaman. "Kami menerima laporan dari masyarakat dan langsung mendatangi lokasi. Saat tiba, kobaran api sudah cukup meluas sehingga kami segera berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran," kata AKP Sahlan. Sekitar pukul 13.50 WIB, empat unit kendaraan pemadam gabungan tiba di lokasi. Armada tersebut berasal dari Damkar Kabupaten Pati, BPBD Kabupaten Pati dan bantuan dari PT Dua Kelinci untuk melakukan pemadaman. "Kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat merambat. Kami bersama warga dan petugas pemadam berupaya agar api tidak semakin meluas ke lahan di sekitarnya," ujarnya. Setelah dilakukan pemadaman bersama, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.15 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara sejumlah tanaman tebu terbakar dan kerugian materiil masih dalam pendataan. "Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi sudah aman. Untuk penyebab munculnya titik api masih dalam penyelidikan," pungkas AKP Sahlan. Polresta Pati mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melapor apabila menemukan kebakaran. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 06 September 2026 BACA ANALISIS »

Polisi Pati Perkuat Sabuk Kamtibmas Pesisir di Dermaga Bendar Juwana

PATI, MediaHukumNusantara.biz.id – Satpolairud Polresta Pati memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pesisir melalui kegiatan Sabuk Kamtibmas Pesisir. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyambangi warga dan nelayan yang beraktivitas di Dermaga Bendar, Selasa (1/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut diisi dengan patroli di sekitar Dermaga Bendar sekaligus menyambangi masyarakat yang sedang beraktivitas di atas kapal. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat pesisir. Petugas juga mengingatkan para nelayan agar mengutamakan keselamatan saat melaut, termasuk memperhatikan kondisi cuaca dan menggunakan perlengkapan keselamatan. Kapolresta Pati melalui Kasatpolairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., mengatakan Sabuk Kamtibmas Pesisir merupakan upaya preventif dengan membangun komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat pesisir. "Sabuk Kamtibmas Pesisir ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya masyarakat yang berada dan beraktivitas di wilayah pesisir," kata Kompol Hendrik. Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat tidak hanya dilakukan ketika terjadi gangguan keamanan. Polisi juga perlu hadir secara rutin untuk membangun hubungan yang baik dan menyerap informasi dari masyarakat. "Kami ingin hubungan dengan masyarakat pesisir semakin baik. Dengan komunikasi yang terjalin, masyarakat juga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya," ujarnya. Kompol Hendrik menyebut masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam membantu kepolisian menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Karena itu, pihaknya mendorong masyarakat untuk segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. "Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Kalau ada sesuatu yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas," jelasnya. Selain kamtibmas, aspek keselamatan nelayan juga menjadi perhatian Satpolairud. Petugas mengingatkan nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut dan memastikan perlengkapan keselamatan tersedia di atas kapal. "Kami juga memberikan imbauan keselamatan kepada para nelayan. Sebelum melaut, cek kondisi kapal, peralatan keselamatan dan cuaca. Jangan memaksakan diri apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan," tegas Kompol Hendrik. Ia menambahkan, kegiatan Sabuk Kamtibmas Pesisir akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif Satpolairud Polresta Pati dalam meminimalisir potensi gangguan keamanan di wilayah perairan dan pesisir. "Kami ingin keberadaan polisi benar-benar dirasakan masyarakat. Bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat," pungkasnya. Satpolairud Polresta Pati juga mengingatkan masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas maupun keadaan darurat di wilayah pesisir dan perairan.

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 01 September 2026 BACA ANALISIS »

Gerak Cepat Babinsa Bersama Yonif TP 886/PJY Padamkan Kebakaran Lahan di Banyu Urip

TULUNGAGUNG, MediaHukumNusantara.biz.id - Respons cepat dilakukan Babinsa Desa Banyu Urip Koramil 0807/08 Kalidawir bersama personel Yonif TP 886/PJY dan masyarakat dalam menangani kebakaran lahan Perhutani dan pertanian warga di Dusun Tekik, Desa Banyu Urip, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Selasa (01/09/2026). Kebakaran diketahui sekitar pukul 12.00 WIB setelah Babinsa Banyuurip, Serda Dista Gresianto, menerima laporan dari Kepala Desa Banyuurip Suyatno, SE., terkait munculnya titik api di lahan milik Perhutani. Mendapat informasi tersebut, Babinsa bersama Kepala Desa segera melakukan koordinasi dan meminta dukungan personel Yonif TP 886/PJY untuk membantu pengerahan truk pemadam kebakaran. Langkah cepat tersebut dilakukan guna mengendalikan api agar tidak meluas ke lahan di sekitarnya. Babinsa bersama anggota Koramil 0807/08 Kalidawir, personel Yonif TP 886/PJY dan warga masyarakat kemudian bergerak ke lokasi untuk melaksanakan pemadaman. Berkat kerja sama dan respons cepat seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB. Babinsa Banyuurip Serda Dista Gresianto menyampaikan bahwa kecepatan dalam menerima informasi dan melakukan koordinasi menjadi faktor penting dalam penanganan kebakaran lahan. β€œBegitu menerima laporan dari Kepala Desa, kami langsung berkoordinasi dan bergerak bersama personel Koramil, Yonif TP 886/PJY serta masyarakat untuk melakukan pemadaman. Alhamdulillah, api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lainnya,” ujar Serda Dista. Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih pada kondisi cuaca panas dan kering yang dapat mempercepat penyebaran api. β€œKami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Apabila melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani secepat mungkin,” imbuhnya. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar satu hektare lahan, sementara tanaman jati di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran terdiri dari sekitar 15 personel TNI, tim pemadam dari Yonif TP 886/PJY serta lima orang warga masyarakat. Setelah api berhasil dipadamkan, kondisi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Penanganan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan, satuan TNI, pemerintah desa dan masyarakat dalam merespons kejadian kebakaran serta mencegah dampaknya meluas," pungkasnya.

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 01 September 2026 BACA ANALISIS »

POLSEK SUKOLILO BERSAMA WARGA DAN PIHAK MEDIS, EVAKUASI KORBAN JATUH DI TEBING WISATA TADAH HUJAN

PATI, MediaHukumNusantara.biz.id – Seorang pria berinisial MAN (32) ditemukan meninggal dunia di dasar tebing kawasan Obyek Wisata Tadah Hujan, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Senin (31/8/2026) malam. Korban ditemukan setelah keluarga bersama warga melakukan pencarian lantaran korban sebelumnya berpamitan keluar rumah namun hingga beberapa jam kemudian belum kembali. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo AKP Suntoro, S.Sos., M.H. membenarkan adanya penemuan warga meninggal dunia di kawasan wisata tersebut. Polisi menerima informasi dari warga dan langsung mendatangi lokasi kejadian. "Setelah menerima informasi dari warga, anggota langsung mendatangi lokasi dan melakukan penanganan bersama tim medis," kata AKP Suntoro. Berdasarkan keterangan awal, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 16.00 WIB untuk keluar rumah menggunakan sepeda motor. Hingga sekitar pukul 18.00 WIB, korban belum kembali sehingga keluarga bersama saudara dan tetangga kemudian melakukan pencarian. Sekitar pukul 19.00 WIB, kendaraan milik korban ditemukan di sekitar kawasan Obyek Wisata Tadah Hujan. Pencarian kemudian dilanjutkan hingga warga menemukan sandal milik korban di sekitar tepi tebing. "Setelah kendaraan ditemukan, keluarga dan warga melanjutkan pencarian. Kemudian ditemukan sandal korban di sekitar tebing dan pencarian diteruskan ke bawah," ujarnya. Sekitar pukul 20.30 WIB, korban akhirnya ditemukan di dasar tebing dalam kondisi sudah meninggal dunia. Lokasi tersebut memiliki ketinggian sekitar 20 meter dari bagian atas tebing. Tim medis dari Puskesmas Sukolilo I kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Dari pemeriksaan awal ditemukan sejumlah luka pada bagian kepala, hidung, tangan dan kaki yang diduga berkaitan dengan benturan akibat terjatuh dari ketinggian. "Untuk hasil pemeriksaan awal dari tim medis, ditemukan luka pada kepala, hidung, tangan dan kaki. Korban dinyatakan sudah meninggal dunia," jelas AKP Suntoro. Polisi bersama warga kemudian melakukan proses evakuasi terhadap jenazah dari dasar tebing. Petugas juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan. Terkait dugaan korban sengaja menjatuhkan diri, polisi masih mendasarkan pada keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal. Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut dan tidak mengajukan tuntutan hukum. "Kami tetap melakukan penanganan sesuai prosedur. Keterangan saksi dan hasil pemeriksaan menjadi bagian dari proses untuk memastikan kronologi kejadian," ungkapnya. AKP Suntoro mengimbau masyarakat agar berhati-hati ketika berada di kawasan tebing atau lokasi wisata yang memiliki medan berisiko. Pengunjung diminta tidak mendekati bagian tebing yang berbahaya dan selalu memperhatikan keselamatan. "Untuk masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata, kami imbau selalu mengutamakan keselamatan, terutama ketika berada di sekitar tebing. Jangan mengambil risiko dengan mendekati lokasi yang membahayakan," pungkasnya.

✍️ Zaenal Arifin  •  πŸ“… 01 September 2026 BACA ANALISIS »